8 Cara Patuh Larangan Judi dan Terbebas Candunya

8 Cara Patuh Larangan Judi dan Terbebas Candunya – Judi merupakan permainan yang mempertaruhkan uang untuk mendapatkan keuntungan. Tidak akan pernah ada pasar taruhan, jika tidak ada yang menyediakannya. Bandar menjadi peran utama dalam ranah adanya judi. Selanjutnya pemain akan menjadi peserta yang meramaikan bisnisnya. Perjudian rasanya tidak ada batas ditambah lagi dengan jaringan internet yang mendunia.

Perjudian ikut merambah menggunakan jaringan internet permainan judi online disini https://akunjudi.id/. Judi kartu, domino, bola, dan lain sebagainnya disediakan oleh berbagai server. Judi online memiliki dampak yang mengerikan bagi pemainnya. Mereka mungkin berawal dari iseng atau diajak oleh seseorang untuk mencoba. Selanjutnya mereka akan hanyut ke dalam permainan taruhan dan jika dalam tingkat parah, maka akan menyebabkan candu.

Layaknya narkotika, larangan judi pun dapat menyebabkan candu yang mengerikan. Penjudi akan kalap untuk terus bertaruh. Kalah ingin menang. Menang ingin lagi. Penelitian terkait kecanduan judi pernah dilakukan oleh seorang ahli saraf bernama Robb Rutledge di University College, London. Dia bersama timnya menemukan fakta unik, bahwa penjudi mendapatkan kesenangan atas permainan ini.

Persis pengguna narkotika, reaksi keseruan dan tingkat penasaran akan selaras dengan meningkatnya saraf dopamin. Saraf yang menghubungkan langsung dengan pemancar otak yang bersifat kompleks. Hingga menghasilkan perubahan emosional. Ketika kalah ada rasa kesal dan penasaran ingin menang, begitu juga ketika menang ada rasa bangga dan ingin menang lagi. Rasa ini yang sangat menggoda dan menjadi penyebab candu.

Seseorang dengan akal yang sehat tidak akan pernah memilih judi sebagai jalan mencari kesenangan dan dijadikan sebagai sumber penghasilan untuk keluarga. Judi sama sekali tidak akan membantu justru menjerumuskan seseorang untuk melakukan tindakan kriminal. Perjudian juga masuk dalam ranah hukum pidana, tapi tetap saja ada bandar yang berani menyediakan arenanya.

Denda 25 juta ditambah kurungan 10 tahun penjara nampaknya masih kurang ditakuti bagi pelaku judi. Larangan judi harusnya bisa lebih mengerikan hingga tidak ada lagi yang berani melakukannya. Jika sudah tercemplung ke dalam permainan yang juga dilarang oleh agama ini, maka ada baiknya segera lakukan 8 cara berikut agar terbebas dari candunya.

Akui Kesalahan

Segala hal akan berubah menjadi lebih baik jika kita mau mengakui kesalahan yang telah diperbuat, dan bersegera untuk menjahi segala hal yang berkaitan dengan judi. Kecanduan sendiri memiliki ciri yang sangat fatal bagi kehidupannya. Pecandu memiliki emosi yang tidak stabil, hasrat tinggi untuk selalu bertaruh meski kalah, dan selalu mencari uang dengan berbagai cara untuk modal judi. 

Segera Uninstall dan Ganti Nomor

Seseorang  yang sudah masuk dalam tahap candu, tangan dan otaknya bekerja secara otomatis untuk masuk ke dalam aplikasi judi online. Rasanya gatal jika tidak masuk dan berataruh di meja perjudian. Segera uninstall dan ganti nomor ponsel untuk kehidupan yang baru. Bila perlu tahan untuk tidak berhubungan dengan ponsel ataupun alat komunikasi lainnya dapat menghubungkan diri dengan judi online.

Jauhi Lingkungan Judi

Sama seperti candu yang lainnya, candu judi juga perlu diberantas dengan menjauhi lingkungan dan orang-orang yang berkaitan dalam perjudian. Seseorang akan dengan mudah masuk lagi ke dalam lubang yang sama jika masih berada di lingkungan tersebut. Mengjindari teman dengan hobi judi akan lebih baik untuk proses lebih cepat patuh terhadap larangan judi.

Dukungan Keluarga

Memang benar tidak ada yang lebih berharga dibanding keluarga. Akui kesalahan dan kembali kepada keluarga, lalu minta mereka untuk mendukung agar tidak kembali lagi ke arena perjudian. Masalah akan lebih cepat diselesaikan jika ada keluarga yang memberi dukungan untuk menjadi lebih baik.

Temukan Kegiatan Positif 

Mematuhi larangan judi sebenarnya tidak akan sulit, jika kita memiliki kegiatan yang positif. Energi yang baik juga muncul dari sini, karena orang-orang baik dan benar tidak akan ada di lingkungan judi. Ingat satu hal, baik belum tentu benar. Namun orang benar sudah pasti baik. Selalu ada jalan untuk orang yang mau berusaha dan bergaul dengan hal positif. 

Ikuti Kegiatan Keagamaan

Orang yang kecanduan judi biasanya memiliki latar belakang ekonomi rendah dan berujung pada lilitan utang. Sebenarnya judi justru akan menjerumuskan pada keterpurukan yang lebih mengerikan, maka dari itu kita perlu kembali meningkatkan keimanan dengan ikut kegiatan keagamaan. Berkumpul dengan orang beriman akan membuka peluang rezeki, karena kita jadi lebih bisa mendekatkan diri dengan sang Pencipta.

Konsultasi

Pecandu judi juga ada yang dari kalangan atas. Mereka bahkan siap bertaruh dengan nominal yang mencengangkan. Jika hasrat ingin bertaruh semakin parah dan sampai menjual aset kekayaan, maka segeralah berkonsultasi dengan pakar kejiwaan. Berhentilah sebelum terlambat agar tidak menjadi gelandangan di kemudian hari. Harta terkuras tentu pasangan akan kabur menggugat perceraian.

Tekad Kuat

Cara terakhir untuk patuh larangan judi dan terbebas dari candunya ialah memiliki tekad yang kuat. Seorang pecandu hanya dapat dinyatakan sembuh oleh dirinya sendiri. Jika secara ikhlas mau membuang semua hal yang dapat menyebabkannya ingin bertaruh, maka jalan lurus akan ditemui untuk segera menjadi pribadi baru. Layaknya bayi yang baru terlahir ke dunia. Buka lembaran hidup yang baru dengan hal positif.

Itulah 8 cara patuh larangan judi dan terbebas candunya. Jika tidak takut akan aturan dan hukuman pidana yang telah ditetapkan oleh negara, maka setidaknya takutlah akan Tuhan. Dia Maha Melihat dan Mengetahui segala hal. Termasuk perbuatan yang kita lakukan baik secara terang-terangan atau tersembunyi. Jika mengalami kesulitan ekonomi, jangan sekali-kali mencoba jalan judi. Sudah banyak yang jadi korban judi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *