Kursus SEO Tips Menggunakan Format Gambar Di Website

Kursus Seo Terbaik – Setiap website memiliki elemen gambar yang disematkan dalam postingan agar dapat menarik minat pembaca. Pemilihan gambar tidak bisa dibuat dengan cara asal-asalan tanpa melakukan perhitungan yang tepat dan sesuai dengan kaidah SEO.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan berbagai kepada Anda bagaimana menggunakan format gambar di website yang baik dan benar. Melalui teknik yang Anda terapkan dengan kursus SEO ini, Anda tidak akan menjumpai kesalahan dalam pemilihan gambar kedepannya.

Karena pada dasarnya format gambar yang ditetapkan tidak sesuai, hasilnya akan buruk untuk kridebilitas website yang Anda bangun. Jadi perhatikan poin ini dengan baik dari sekarang.

Kenapa harus menggunakan format gambar yang benar?

Penggunaan gambar pada situs lebih sering didasarkan dari alasan estetika dan strategi pemasaran. Hingga 60% pengguna internet menyatakan bahwa mereka mengklik hasil pencarian dengan gambar. Untuk alasan ini, 32% dari konten visual dipilih sebagai media pemasaran.

Anda harus tahu, jika format gambar juga memengaruhi kinerja situs. Terlebih dalam hal waktu pemuatan atau lebih dikenal dengan kecepatan pemuatan halaman.Format, piksel, dan resolusi gambar menentukan ukuran gambar.

Semakin tinggi kerapatan piksel suatu gambar dan semakin besar resolusinya, hasilnya akan semakin besar ukuran gambarnya. Memuat gambar besar membutuhkan waktu lebih lama. Karena alasan ini, gambar tersebut dapat memengaruhi kecepatan pemuatan situs.

Pada 2010, Google resmi ungkapkan faktor yang diperhitungkan dalam algoritmanya adalah kecepatan. Ini karena Google mengakui bahwa situs yang cepat dan responsif menyenangkan pengguna. Dalam praktiknya, waktu pemuatan lambat memengaruhi optimasi mesin pencari.

Jenis format gambar untuk website

Ada berbagai format gambar untuk situs yang bisa Anda coba. Berbagai format gambar yang sering digunakan adalah berikut.

Vektor

Vektor menjadi gambar jenis grafik yang dibuat dari koneksi garis atau kurva. Koneksi ini kemudian membentuk berbagai bentuk seperti poligon atau struktur berbentuk-n.

Jenis ini sangat fleksibel, tidak kehilangan kualitas dan ketajaman hasil gambarnya, bahkan jika diperbesar hingga beberapa kali zoom. Vektor mudah diedit dan memiliki ukuran file kecil. Ini sangat bermanfaat bagi Anda para desainer grafis.

Raster

Raster adalah jenis gambar grafik dari kumpulan kotak yang membentuk piksel. Tidak seperti vektor, raster dipandang cukup konsisten oleh mesin pencari. Karena itu Anda harus terbiasa dengan turunan dari format gambar jenis raster.

Meskipun kursus seo terbaik terlihat secara konsisten, gambar raster perlu dioptimalkan. Ini karena gambar raster biasanya memiliki file besar. Jadi harus dihindari jika Anda tidak ingin memperlambat kinerja situs.

GIF

Graphic Interchange Format atau lebih dikenal dengan istilah GIF adalah format gambar paling populer. Format GIF menyimpan 8 bit per piksel atau dibatasi hingga 256 warna dalam satu gambar. Dengan warna terbatas, format ini tidak cocok untuk menampilkan grafik terperinci. Sebaliknya, format ini sering digunakan untuk memunculkan animasi pendek di situs.

JPEG / JPG

Joint Photographic Experts Group yang sering disingkat menjadi JPEG adalah format umum yang sering digunakan. Gambar dalam format JPEG digunakan 72,5% dari situs yang ada di dunia. Format ini dapat menampilkan warna dan gradient berbeda. Bisa dibilang format ini bisa menampilkan ilustrasi visual dengan cukup detail.

PNG

PNG adalah format gambar dengan kompresi lossless. Artinya, meskipun gambar dikompresi, kualitasnya masih dekat dengan gambar sebelum kompresi. Karena itu, format ini cocok untuk menampilkan gambar terperinci diantaranya tipografi, logo, tangkapan layar teks, dan lainnya.

Tips mengoptimalkan gambar untuk situs

Seperti yang telah disebutkan, gambar dalam format raster harus dioptimalkan sebelum diunggah ke situs. Ini bertujuan untuk mengurangi resolusi gambar atau meminimalkan ukuran file gambar tersebut.

Jika Anda sudah mengunggah gambar tanpa optimasi, Anda perlu memeriksa gambar mana yang perlu diganti. Anda dapat menggunakan GTMetrix atau Google PageSpeed ​​Insight untuk melakukan ini. Cukup masukkan alamat situs, tunggu sebentar, dan daftar gambar yang tidak optimal akan muncul.

Setelah Anda tahu gambar mana yang akan dioptimalkan, Anda dapat memilih salah satu cara berikut untuk mengoptimalkan gambar dengan Microsoft Paint, Media Library WordPress, Kompres gambar secara online, Smush Image Compression and Optimization.

Microsoft Paint

Microsoft Paint adalah aplikasi paling serbaguna yang pernah ada untuk mengoptimalkan gambar. Program ini pasti disematkan dalam komputer sistem operasi Windows. Jika Anda tahu gambar mana yang mau dioptimalkan, maka Anda membuka di program Paint.

Lalu, pada tab beranda (home), pilih ubah ukuran (Resize). Klik pada pilihan piksel dan Anda bisa masukkan resolusi yang sesuai dengan GT Metrix. Kemudian unggah gambar yang telah dirubah ke situs untuk mengganti gambar yang tidak optimal.

WordPress Media Library

Mengoptimalkan gambar dalam aplikasi offline dilihat tidak efisien. Anda harus mengunggah berulang kali untuk mengganti gambar yang salah. ketika Anda setuju dengan pemikiran ini, mungkin akan terlintas dalam pikiran untuk mengoptimalkan gambar langsung dari Media Library WordPress.

Disini yang harus Anda lakukan adalah membuka tab Media di dasbor WordPress. Kemudian klik dua kali pada gambar yang diinginkan dan klik opsi Edit Gambar (image).

Selanjutnya Anda dapat memotong gambar sesuai ukuran yang keinginan. Untuk melakukan ini, klik tombol di paling kiri di atas gambar. Selain itu, Anda juga dapat mengurangi resolusi gambar dengan memasukkan angka dan mengklik tombol Scale.

Setelah menyimak info kami secara penuh, kami jamin Anda kedepannya akan selalu memperhatikan pemilihan format gambar yang tepat dan benar untuk website Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *